bacindul.blogspot.com

Selasa, 23 Oktober 2012

PROPOSAL RUANG KELAS BARU (RKB)



PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN REHAB RUANG KELAS
TAHUN ANGGARAN 2011














 



















MADRASAH IBTIDAIYAH UJUNGNEGORO 02
DESA. UJUNGNEGORO KEC. KANDEMAN KAB. BATANG
PROPINSI JAWA TENGAH



LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU
MI UJUNGNEGORO 02
UJUNGNEGORO KANDEMAN BATANG
Alamat : Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang 51261
Ma'arif
Nomor             : 012/MI.02/II/2011
Lampiran         : 1 bendel
Perihal             : Permohonan Rehab Ruang Kelas

Kepada Yang Terhormat
Kementrian Agama Pusat
Di
JAKARTA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Salam Sejahtera kami sampaikan semoga kita tetap dalam lindungan rahmat dan hidayah-NYA, dan semoga Bapak/Ibu dapat menjalankan aktifitas dengan baik dan lancar, amin.
Selanjutnya, dalam rangka ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dipandang perlu dan mendesak untuk menciptakan KBM yang Representatif dan Kondusif, indikasinya tersedianya sarana dan prasrana yang memadai, nyaman dan menyenangkan. Maka kami bersama Komite ingin mengembangkan rehab ruang kelas sekolah. Dengan adanya sarana tersebut dapat meningkatakan mutu kualitas sekolah.
Adapun pengadaan rehab ruang kelas sekolah tersebut diperkirakan membutuhkan dana Rp. 150.000.000 ( Seratus Lima Puluh Juta ). Mengingat banyaknya biaya yang kami butuhkan, maka kami memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk memberikan bantuan dana.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Ketua Komite


Darji  Santoso

Batang, 2 Februari 2011
Kepala MI Ujungnegoro 02


Kasman

PROPOSAL
Permohonan Bantuan Rehab Ruang Kelas
MI Ujungnegoro 02
Desa Ujungnegoro Kec. Kandeman Kab. Batang

A.    LATAR BELAKANG

Seiring dengan upaya Pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan salah satu yang harus mendapat perhatian serius adalah sarana prasarana. Dalam hal ini keberadaan rehab ruang kelas sekolah sangat penting dalam menunjang kegiatan Belajar Mengajar karena rehab ruang kelas merupakan denyut nadi kegiatan sekolah.

Akibat adanya modernisasi dan globalisasi telah mengugah kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Pendidikan yang baik harus didukung dengan sarana prasrana yang memadai baik dari faktor fisik maupun non fisik. Seperti kurikulum yang bagus,perangkat pembelajaran yang lengkap, dan tenaga pendidikan yang professional serta rehab ruang kelas yang memadai.

Berdasarkan Latar belakang diatas kami selaku civitas madrasah ibtidayah Ujungnegoro 02 memandang penting dan pelunya rehab ruang kelas sekolah sehingga akan meningkatkan kegiatan belajar mengajar di sekolah serta bisa menghasilkan generasi muda yang mempunyai kualitas baik, kreatif, produktif, dan inovatif  juga berjiwa religius.

B.     DASAR

1.      Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.      Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
3.      Undang-undang No. 3 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah
4.       Undang-undang No. 17 Tahun 2003 tentan Keungan Negara
5.      Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Perda Kab. Batang No. 31 Tahun 2000 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pedidikan Kab. Batang.




C.    TUJUAN

1.      Membangun sarana Rehab Ruang Kelas yang representative bagi KBM di MI Ujungnegoro 02
2.      Terwujudnya suasana atau kondisi KBM yang kondusif bagi MI Ujungnegoro 02
3.      Untuk meningkatkan proses KBM yang tenang tertib dan bermutu
4.      Untuk memberikan layanan bagi siswa dalam meningkatkan minat baca dan pengetahuan siswa.

D.    ANGGARAN DANA

            Pembangunan Rehab ruang kelas sekolah di MI Ujungnegoro 02 membutuhkan dana sekitar Rp. 150.000.000; ( Seratus Lima Puluh Juta Rupiah ) Dengan etimasi dana sebagaimana terlampir dalam rancangan anggaran kegiatan.

E.     PENUTUP

            Demikian Proposal pembangunan ini kami buat sebagai acuan konseptual kegiatan. Selanjutnya kami sangat mengharapkan partisipasi dan bantuan Bapak/Ibu untuk mendukung kegiatan pembangunan rehab ruang kelas sekolah tersebut.
            Akhirnya kami berdoa semoga Tuhan senantiasa meridhoi dan memberkahi segala yang kita lakukan, Amien.




Ketua Komite


Darji  Santoso

Batang, 2 Februari 2011
Kepala MI Ujungnegoro 02


Kasman






REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA

Kegiatan                      : Pembangunan Rehab Ruang Kelas dan Peningkatan Sarana Prasarana
Pekerjaan                     : Rehab ruang kelas MI Ujungnegoro 02
Lokasi                                     : Kec. Kandeman Kab. Batang
Tahun                          : 2011

No.
Uraian
Jumlah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7
8.
9.
10.
Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan Tanah dan Urugan
Pekerjaan Pasangan dan Plesteran
Pekerjaan Kayu dan Langit-Langit
Pekerjaan Beton
Pekerjaan Atap
Pekerjaan Pengunci, Penggantung dan Kaca
Pekerjaan Penutup Lantai dan Dinding
Pekerjaan Pengecatan
Pekerjaan Instansi Listrik
1.050.000
4.235.011
36.440.219
47.104.821
28.028.800
9.752.924
1.318.040
10.469.911
10.080.909
1.520.000
Total
Rp.         150.000.000
Terbilang : Seratus Lima Puluh Juta Rupiah


Ketua Komite


Darji  Santoso

Batang, 2 Februari 2011
Kepala MI Ujungnegoro 02


Kasman


LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU
MI UJUNGNEGORO 02
UJUNGNEGORO KANDEMAN BATANG
Alamat : Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang 51261
Ma'arif
Nomor             : 046/MI.02/V/2011
Lampiran         :  -
Perihal             : Permohonan Bantuan

Kepada Yang Terhormat
Ketua PNPM Desa Ujungnegoro
Di
UJUNGNEGORO

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Salam Sejahtera kami sampaikan semoga kita tetap dalam lindungan rahmat dan hidayah-NYA, dan semoga Bapak dapat menjalankan aktifitas dengan baik dan lancar, amin.
Selanjutnya, dalam rangka ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dipandang perlu dan mendesak untuk menciptakan KBM yang Representatif dan Kondusif, indikasinya tersedianya sarana dan prasrana yang memadai, nyaman dan menyenangkan. Maka kami bersama Komite ingin mengadakan pembangunan pagar sekolah. Dengan adanya sarana tersebut dapat meningkatakan mutu kualitas sekolah.
Adapun pengadaan pembangunan pagar tersebut membutuhkan 12 Rit batu belah sebagai bahan kondasi. Mengingat banyaknya biaya yang kami butuhkan, maka kami memohon kesediaan Bapak untuk memberikan bantuan berupa batu belah.
Demikian permohonan dari kami,atas bantuanya kami ucapkan terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Ketua Komite


DARJI SANTOSO

                            Ujungnegoro, 5 Mei  2011
                           Kepala MI Ujungnegoro 02


                        K A S M A N




Read more: http://www.japarus.com/2012/04/cara-membuat-artikel-terkait-related.html#ixzz20BPSouId

Jumat, 14 September 2012

contoh makalah modern


MAKALAH

KELURAHAN SAPURO
POTENSI DAN PERMASALAHAN
YANG DIHADAPI














 



































DI SUSUN OLEH :
CIPTADI




I.                   PENDAHULUAN
Seiring dengan adanya UU No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah maka pelaksanaan otonomo daerah secara nyata dapat dilaksanakan dengan sungguh – sungguh. Dimana keterampilan Pemerintahan Daerah dituntut untuk benar – benar mengelola pembangunan daerahnya masing – masing demi tercapainya cita – cita luhur Provinsi otonomi. Bahwa sejalan dengan pelaksanaan Otonomi Daerah, Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan yang lebih luas untuk menentukan kebijakan dan program pembangunan yang terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerahnya.
Letak geografis Kelurahan Sapuro adalah Daerah rendah pantai utara Jawa Tengah antara lain 109 – 110 bujur timur dan 6-7 bujur timur dengan batas – batas :
Ø  Sebelah utara                     : Keluarahan Kergon dan Bendan
Ø  Sebelah timur                    : Sungai Pekalongan
Ø  Sebelah selatan                  : Kelurahan Podosugih dan Kebulen
Ø  Sebelah barat                     : Kelurahan Bendan dan Podosugih
Kelurahan Sapuro terdiri dari delapan Rukun Warga / RW.

II.                BEBERAPA PERMASALAHAN DAN POTENSI KELURAHAN
            Permasalahan
Permasalahan yang ada di kelurahan Sapuro adalah kurang sadarnya warga akan kebersihan lingkungan, keamanan masyarakat yang kurang dapat perhatian ditunjujan dengan tidak adanya jadwal pos kamling rutin, banyaknya jumlah penduduk yang bekerja tidak tetap atau masih menganggur serta masih adanya rumah penduduk yang kurang layak huni.

            Potensi Kelurahan
Kelurahan Sapuro terletak di Kecamatan pekalongan Barat yang mayoritas didiami oleh penduduk yang bersuku Jawa. Dengan mata pencaharian yang juga mayoritas adalah buruh. Kelurahan Sapuro memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi apabila dikeloa dengan baik, dengan alasan Kelurahan Sapuro mempunyai berbagai kelembagaan kemasyarakatan yang cukup mendukung, kelembagaan ekonomi, lembaga pendidikan, lembaga keamanan serta potensi prasarana dan prasarana yang strategis.

Luas dan jumlah penduduk :
1.      Luas pemukiman                               : 47,60 ha
2.      Jumlah penduduk                              : 5.522 (tahun 2008)
3.      Jumlah kepala keluarga                     : 420 keluarga
4.      Jumlah keluarga pra sejahtera           : 361 keluarga
5.      Jumlah keluarga sejahtera 1              : 365 keluarga
6.      Jumlah keluarga sejahtera 2              : 258 keluarga
7.      Jumlah keluarga sejahtera 3              : 254 keluarga
8.      Jumlah keluarga sejahtera 3 plus       : 80 keluarga


Jumlah pengangguran :
ü  Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 15-55 tahun)           : 3.321 orang
ü  Jumlah penduduk usia 15 – 55 tahun yang masih sekolah   : 1.140 orang
ü  Jumlah penduduk usia 15 – 55 tahun yang statusnya ibu rumah tangga      : 1.025 orang
ü  Jumlah penduduk usia 15 – 55 tahun yang bekerja penuh               : 1.631 orang
ü  Jumlah penduduk usia 15 – 55 tahun yang bekerja tidak tentu        : -

Penguasaan asset ekonomi oleh masyarakat :
Aset rumah
ü  Tidak memiliki rumah / kontrakan                : 26 orang
ü  Memiliki rumah sendiri                                 : 1.166 orang
Asset lainnya
ü  Memiliki usaha ekonomi                               : 850 orang
ü  Tidak memiliki usaha                                    : 305 orang
Asset rumah disewakan
ü  Memiliki rumah kontrakan                            : 35 orang
ü  Tidak memiliki rumah kontrakan                  : -
Memiliki mobil
ü  Memiliki mobil                                              : 365 orang
ü  Tidak memiliki mobil                                    : 1.720 orang
Memiliki motor
ü  Memiliki motor                                             : 365 orang
ü  Tidak memiliki motor                                    : 1.720 orang

III.             GAGASAN / IDE INOVATIF UNTUK PEMECAHAN MASALAH DAN MENGAMBANGKAN POTENSI
Gagasan untuk pemecahan masalah dan mengambangkan potensi adalah dengan mengatasi semua permasalahan diatas seperti permasalahan kebersihan, penduduk miskin, serta banyaknya rumah yang kurang layak huni. Dan dengan adanya program akselerasi dapat digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana kebersihan di Kelurahan Sapuro. Di samping itu warga bisa mengembangkan dengan potensi yang ada, seperti dekatnya wilayah Kelurahan Sapuro Mall, ruko serta tempat yang lainnya bisa digunakan untuk mengambangkan usaha baru seperti dagang, jasa dan lain sebagainya.
Mengingat kenyataan yang ada di dalam masyarakat Sapuro seperti yang tertera di atas, maka untuk mencapai program pemerintah yang saat ini masih terus di galakkan demi perubahan – perubahan permasalahan yang telah saya sebutkan diatas, itupun tidak akan tercapai seandainya tidak adanya peran tokoh masyarakat dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
Menurut hemat saya disamping hal tersebut diatas maka harus di adakan kegiatan rutin, di antaranya :
ü  Kegiatan jum’at bersih
ü  Pemeriksaan balita setiap minggu
ü  Memberi penyuluhan tentang makna kebersihan serta makna sampah serta pemanfaatannya.
ü  Memberikan pelatihan keterampilan yang bertujuan untuk bias menciptakan lapangan pekerjaan.
Tanpa adanya penggalakan program tersebut, dalam rangka mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat tidak akan mungkin tercapai, itupun dengan program yang terarah dan terencana, di samping adanya kucuran / bantuan dana dari pemerintah yang ikut menunjang tercapainya penyelesaian permasalahan yang ada, karena bagaimana juga itu adalah tanggung jawab bersama.

IV.             PENUTUP
            KESIMPULAN
Dari beberapa permasalahan, potensi kelurahan serta data – data yang ada di atas kita bisa melihat, kurang sadarnya warga Kelurahan Sapuro akan ekebrishan lingkungan, banyaknya pengangguran serta penduduk miskin, sementara Kelurahan Sapuro sendiri sebenarnya memiliki potensi ekonomi yang bagus apabila kita semua bisa memanfaatkan itu semua dengan baik, dan tentulah bantuan dari pemerintah sangat mendukung. Disamping bantuan dana, penyuluhan tentang manfaat dan pengolahan sampah serta pelatihan kerja sangatlah penting. Agar warga kelurahan Sapuro memiliki keterampilan serta mereka bias membuka usaha lain dan membuat lapangan kerja sendiri.

            SARAN
Guna tercapainya program pemerintah yang meliputi pembangunan di segala bidang, kesehatan dan pengentasan kemiskinan, saya yakin tidak akan terwujud bilamana program tersebut tidak di dukung dari semua pihak juga lapisan masyarakat. Karena bagaimanapun juga arah dan tujuan dari program pemerintah itu kembali pada kepentingan warga atau masyarakat itu sendiri.
Pemerintah berperan sebagai motivasi sedang masyarakat sebagai obyek pelaksananya, suksesnya program tersebut tidak luput dari kesadaran, niat hati, kejujuran dan keterbukaan baik itu pembagian, penggunaan dan pengeluaran dana sebagai sarana pelaksana program.
Read more: http://www.japarus.com/2012/04/cara-membuat-artikel-terkait-related.html#ixzz20BPSouId